Si Kecil G Mau Makan

sumber : tribun.news


Pernahkah bunda mengalami hal yang pernah saya alami? si kecil g mau makan? si kecil makannya lama, apa yang bunda rasakan? sedih? kesal dengan tingkah si kecil kemudian marah2 dan memaksa sikecil untuk makan?
Sabarlah bunda, sejatinya bukan hanya bunda yang mengalaminya sendiri, bahkan saya pun demikian. mungkin juga dengan banyak bunda lainnya.
Banyak hal bermanfaat yang saya dapatkan dari diskusi dalam grup emak-emak hebat, dan berdaya. Semoga banyak hal yang bisa mengubah paradigma kita dan semakin menjadikan kita emak-emak hebat nan kreatif.

- NGGAK MAU MAKAN - Part 1 -

"Mungkin Masalahnya di Kita, Bundanya"

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan pasien anak lelaki yg aktif sekali, usia 2 tahun, BB 10 kg. Keluhannya batuk pilek, saya berikan obat flue biasa, hingga kemudian bundanya curhat.

👩 : dok, anak saya koq nggak mau makan ya?
🙋 : lhadalah,, adek demo apa bun koq mogok makan? 😳
👩 : bukaaann dok 😅. Susah banget maemnya dan lama banget kalo makan. Dan dia nggak mau makan sayur. Tolong dikasih vitamin penambah nafsu makan ya dok.
🙋 : makannya berapa lama dan diberi makanan apa bunda?
👩 : bisa sejam dok, padahal sudah saya ajakin keliling komplek lho. Makannya pakai nasi sama beningan macam sop atau sayur bayam. Sudah saya paksa lho tetep nggak mau makan.
🙋 : maksanya sambil diancam pula ya? 🤦
👩 : ya kadang2 sih. Tapi kan buat kebaikan dia juga supaya mau makan. Gitu aja beratnya nggak naik. Tapi yoweslah yg penting anaknya sehat.
🙋 : oke, persepsi bunda nya berarti yg mesti diubah. Dari catatan medik adek sering batuk pilek demam, bisa jadi ini karena kurang nutrisi lho. Ada beberapa cara mengatasi masalah makan pada anak, tapi sebelumnya bunda mesti komitmen dulu, buka hati, buka pikiran. Sebagian besar masalah ada di cara pemberian makan yg artinya masalahnya ada di kita, bukan di anaknya 😉

Setelahnya saya plot kan BB dan TB nya pada kurva, masuk BB kurang, perawakan normal, gizi kurang. Warning ini, harus diintervensi supaya BB naik. Saya hitungkan kebutuhan kalori, jenis makanan yg diperlukan dan "Feeding Rules" alias aturan makan.

Perlu diingat bahwa anak sedang bertumbuh, ukuran badan harus membesar, otak perlu membesar volumenya dan itu semua didapatkan dari asupan makanan. So pada anak berlaku "You Are What You Eat". Jadi tolong singkirkan paradigma "Nggak apa2 kecil yg penting sehat". NO!! Anak tidak hanya butuh sehat yg tidak sakit, tapi juga sehat yg tumbuh kembangnya optimal, volume otak yang sesuai dan berfungsi baik sehingga pada akhirnya nanti sanggup menjawab tantangan zaman 👍.

Lha kalo anaknya susah makan terus gimana? Nah ini, yuk kita menilik sebuah penelitian di 11 kota di Indonesia tahun 2012 oleh UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI tentang masalah makan. Ternyata penyebab masalah makan pada anak sbb :
- Inaproriate feeding practice/ cara pemberian makan yang tidak tepat (85,6%)
- small eaters/ porsi makan kecil dan food preference/ pemilih makanan (9,2%)
- parental misperception/ kesalahan persepsi orang tua (5,2%)

Dari penelitian tersebut kemudian dibuatlah algoritma penatalaksanaan masalah makan pada anak, akan saya lampirkan gambarnya. Yang sangat ditekankan adalah diberlakukannya "Feeding Rules" pada anak, supaya tidak lagi terjadi kesalahan praktik pemberian makan. Feeding Rules adalah sbb :

1. JADWAL
※ Ada jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) yang  teratur, yaitu tiga kali makanan utama dan dua kali makanan kecil di antaranya.
※ Susu dapat diberikan dua – tiga kali sehari.
※ Waktu makan tidak boleh lebih dari 30 menit
※ Hanya boleh mengonsumsi air putih di antara waktu makan
So, tidak perlu menunggu sampai lebaran berikutnya utk menyudahi makan ya bunda. Dan mari kita kasih kesempatan anak untuk merasakan lapar dgn makan yg terjadwal. Yang saya lihat sih tendensinya tiap waktu anak dijejeli makanan terus dgn alasan "mumpung mau", please dipikirkan lagi ya..

2. LINGKUNGAN
※ Lingkungan yang menyenangkan (tidak boleh ada paksaan untuk makan)
※ Tidak ada distraksi (mainan, televisi, perangkat permainan elektronik) saat makan
※ Tidak memberikan makanan sebagai hadiah
Mari kita ikut #nomaksamaksaclub. Suasana makan yg menyenangkan, tidak disambi nonton yutub ataupun nggosip sama tetangga. Eh, itu bundanya sih yg nggosip 😆.

3. PROSEDUR
※ Dorong anak untuk makan sendiri
※ Makan dalam porsi kecil
※ Makan padat dulu baru cair/ minum
※ Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (mengatupkan  mulut, memalingkan kepala, menangis), tawarkan kembali makanan secara netral, yaitu tanpa membujuk ataupun memaksa. Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, akhiri proses makan.
※ Makan selesai jika anak melemparkan makanan sambil marah
※ Mengelap/ membersihkan mulut hanya setelah selesai makan

Dear bunda, kalau anak bunda bermasalah makan, you're not alone. Sekitar 50-60% ibu mengeluhkan anaknya susah makan, 20-30% diantaranya mengalami permasalahan pertumbuhan dan hanya 1-3% yg masalahnya berkelanjutan. Sesungguhnya penolakan terhadap makanan adalah proses alamiah anak untuk mencegah "meracuni diri sendiri". Anak perlu mencoba berkali-kali untuk mulai menyukai makanan. Contohnya saya, kalau ujug2 pindah ke Papua kan ya perlu waktu utk menyukai papeda, atau ke Aceh perlu belajar menyukai mie Aceh.

Makan juga perlu belajar lho, karena menggerakkan lebih dari 20 otot di mulut dan wajah bersamaan itu susah. Mengkoordinasikan mengunyah, menelan dan bernafas itu juga perlu dipelajari oleh anak. So let's give them many times to try. Sabar dalam berproses, karena semakin orang tua panik dan geram, si dedek akan semakin menolak makan 😉.

Ada beberapa tips yg saya dapat dari Post Graduate Program in Pediatric Nutrition (PGPN) :
- hindari gangguan (tv, gadget, mainan, dll) selama makan
- hadirkan suasana tenang dan nyaman selama makan
- berikan makanan untuk meningkatkan appetite dengan memberi kesempatan lapar. Caranya, batasi waktu makan 30 menit saja dan berikan makanan 4-6 kali sehari dlm bentuk makana besar dan snack
- mengenalkan makanan baru secara sistematis 8-15 kali
- sajikan makanan sesuai usia. Artinya, kalau anak sudah lebih 1 tahun ya susu tidak lagi dominan, dan diusahakan sudah bisa makan makanan keluarga.
- semangati untuk makan sendiri.
- maklumi kotor, noda dan berantakan saat makan. Cemong? Pasti. Tapi nggak ada cemong ya nggak belajar 😁.
- makan bersama keluarga. Nah, kapan terakhir kali duduk bersama makan semeja sekeluarga diselingi obrolan penuh cinta?

Ah! Teori...!! Praktiknya pasti susah!!
Yomesti,, tapi ingat, dari teori pak Newton yg sederhana menimbulkan efek teknologi2 besar setelahnya. Begitupun feeding rules ini, yg bisa memberi arahan kepada bunda untuk berkreasi sesuai situasi untuk si kecil yg paripurna ternutrisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar