![]() |
| sumber : health.detik.com |
🌸 ANAK MALAS MAKAN : BB IRIT 🌸
Post 1:
Anak saya usia 13bulan, berat 8kg wajar ga Bun?
Post 2:
Yang punya anak usia 18bulan, beratnya udah berapa kg?
Komentar 1: ga masalah anak kurus yg penting aktif dan ceria.
Komentar 2: tumbang anak beda-beda. Tutup kuping aja Bun kalau ada yg komentar nyakitin hati.
Tulisan diatas ramai memenuhi grup belakangan ini. Memang masalah makan dan BB anak ini buat pusing kepala emak-emak, setara dengan pusing saat belum akhir bulan tapi duit udah ga ada jejak hilangnya. Entah karena kebanyakan order shopee atau kebanyakan beli siomay.
Balik lagi.
Emang bener ya yang penting anak sehat aktif dan ceria?
Tentu salah Bu ibu.
Anak sehat parameternya bukan hanya jarang sakit. Anak sehat bukan hanya anak yang sanggup jingkrak dan manjat sana sini.
🐇Anak sehat itu adalah anak yang perkembangan dan pertumbuhannya sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO atau IDAI untuk seusianya (CATAT)🐇
Perkembangan anak yaitu kemampuan motorik kasar dan halusnya. Misalnya usia 18m sudah harus bisa jalan, meskipun cuma satu atau dua langkah. Kalau 18m berdiri saja belum kuat, tandanya sudah ga sesuai dengan standar WHO. Anak melewati ambang batas dimana seorang anak sudah harus mampu berdiri dan berjalan.
Sedangkan pertumbuhan yaitu ada peningkatan pada berat dan tingginya. Berat dan tinggi sesuai kurva KMS. Berat setiap bulan harus naik, minimal sesuai dengan kenaikan berat minimal yang disyaratkan KMS
*
Nah, apapula KMS itu?
Ada yg belum pernah liat penampakan KMS?
Atau baru dengar sekarang ini?
Ckckck..
Selamat, anda dapat payung ☔
Bu ibu, KMS itu buku penting yang harus dimiliki orang tua. Didalamnya ada grafik pertumbuhan anak. Sejak anak lahir, kita harus plot beratnya pada KMS. Setiap bulan ditimbang lalu diplot pada KMS untuk melihat tren kurva.
Kurva anak harus tetap di kurva yang sama dengan kurva lahirnya. Atau boleh memotong ke atas, bukan ke bawah.
Misal anak lahir dan diplot beratnya ada dikurva hijau tua. Lalu seiring waktu setiap ditimbang, kurvanya menurun ke hijau muda (memotong kebawah). Kurva bergeser kebawah menandakan ada masalah pada anak, meskipun masih warna hijau. Jadinya ga benar ya statement asalkan masih dihijau masih aman. Kalau sudah menurun memotong kurva, meskipun masih warna hijau, artinya sudah waktunya buang kamus santai.
*
Ketika berat anak dirasa kurang, ga perlu buru-buru heboh nanya tetangga, temen kantor, atau sosmed begini: anak usia 13bulan berat normalnya berapa sih?
Bu, plot berat anak di kurvanya sendiri.
Saya ulang sekali lagi. PLOT BERAT ANAK DIKURVANYA SENDIRI. jadi bunda menilai berat anak masih normal atau tidak HANYA di kurva KMS nya sendiri.
Kalau sudah menurun, atau ga naik dalam berapa bulan, atau naik ga sesuai kenaikan berat minimal, berarti sudah ga wajar. Kurangi nonton drakornya.. mulai buat strategi apa yang harus dilakukan.
🐻Kenapa ga boleh nanya berat anak lain?
Karena setiap anak punya kurva sendiri. Ada batas minimal berat anak. Usia setahun anak harus miliki berat minimal 3kali berat lahir. Saat 2tahun harus minimal beratnya 4kali berat lahir.
Anak dengan berat lahir 2kg, saat setahun hanya perlu 6kg untuk dikatakan ideal beratnya. Tapi anak dengan berat lahir 4kg, saat setahun harus punya berat 12kg.
Misal anak bunda lahir 3kg, bunda bertanya ke ibu dengan anak berat lahir 2kg saat usia setahun, bunda pasti lega selegaleganya karena anak bunda setahun beratnya sudah 8kg, sedang anak ibu itu cuma 6kg. Padahal kalau ikuti kurva , berat anak bunda setahun sudah harus 9kg. Artinya kurang 1kg lagi.
Atau nanya sama ibu yang berat anaknya 4kg waktu lahir. Saat dikatakan beratnya 12kg langsung panik keringat dingin karena berat anak cuma 9kg. Padahal sudah normalnya anak lahir 3kg ketika setahun beratnya 9kg.
Sampai disini paham?
*
Lantas gimana mau naik, anak saya susah makannya?
Ya dicari sebabnya.
Bisa jadi bosan menu, bosan suasana makan, bosan cara makan.
Buat menu variatif. Kalau ga mau makan diruang makan, bisa pindah ruang TV. Ga mau pakai sendok, ya pakai tangan. Cek gusinya apa sedang tumbuh gigi? Cek mulutnya apa ada sariawan atau jamur?
🦉Ingat, tidak ada anak yang tidak GTM. Cuma pantau tanda bahaya GTM
GTM ini gerakan tutup mulut, alias mogok makan, malas makan.
🐦Wajar anak sesekali GTM, apalagi kalau sedang sakit dan tumbuh gigi.
GTM yang wajar kalau tidak berlangsung setiap hari selama berbulan. Kalau sudah berbulan namanya bukan GTM lagi.
GTM yang wajar juga ga sampai menurunkan tren kurva. Apalagi sudah usaha booster pakai double protein hewani dan cemilan high kalori, tapi BB masih merangkak atau bahkan ga naik.
Kalau ini sudah terjadi, periksakan ke dokter. Singkirkan keinginan untuk beri sufor atau vitamin. Karena sebelum penyakitnya diketahui, vitamin dan sufor apapun ga akan membantu.
🐧 Cari dokter yang concern dengan masalah BB anak. Yang solusinya bukan hanya sufor dan vitamin. Kalau ketemu dokter yg solusinya sufor dan vitamin, boleh diganti dokter lain. Ceritakan detail tentang anak. Bukan cuma bilang malas makan aja. Kalau cuma bilang begitu, ya dokter pasti ngasih vitamin atau sufor, lah ceritanya aja ga lengkap. Mana bisa didiagnosa.
Ceritakan detail misal: anak tiap habis makan pup, pupnya sembelit, sering pup cair, ada noda dan serbuk di pospak, anak sering resah tidur, anak muntah kalau makan, anak batuk ga sembuh- sembuh, pokoknya detail tentang anak. Supaya dokter bisa sarankan tes lanjutan berdasarkan cerita kita.
🦋 Karena, ada yang namanya penyakit silent killer.
Penyakit ini menampilkan anak yang sehat dimata, padahal dia menggerogoti didalam. Anak jadi malas makan dan sulit naik BB. Apa saja itu?
1. Anemia defisiensi besi
Anak kekurangan zat besi dalam tubuh. Indonesia termasuk salah satu endemik anak dengan anemia, karena angka ibu hamil dengan anemia cukup tinggi di Indonesia. Bumil dengan anemia beresiko menurunkan anemia pada anak. Apa anemia harus selalu diderita anak kurus?
Tentu tidak. Justru anak obesitas juga setelah pengetesan ternyata mengidap anemia. Apa anemia harus selalu malas makan? Kebanyakan iya. Tapi banyak kasus anak anemia makannya justru lahap. Lalu gimana cara kita tau anak anemia atau tidak?
Caranya dengan cek kadar feritin dalam darah. Bila keuangan cukup, bisa ditambah dengan pengecekan serum ion dan TIBC. Kalau anemia, dokter akan berikan dosis terapi. Jika tidak , maka dosisnya pencegahan saja. Suplemen zat besi ini memang direkomendasikan who untuk dikonsumsi sampai usia anak 2tahun, karena zat besi penting buat massa tubuh dan perkembangan otak.
2. Infeksi saluran kemih (ISK)
Penyebabnya adalah bakteri. ISK pada anak, terutama dibawah 1tahun memiliki gejala klinis yang samar. Namun gejala yang umum terjadi yaitu sering demam tanpa diketahui sebab (bukan karena flu, batuk, dsb), mual dan muntah , penurunan nafsu menyusui/makan, ga jarang juga sering diare. Ciri kentara lainnya yaitu noda orange pada pospak,BAK yang kurang dari 6kali dalam 24jam dengan volume sedikit, dan anak sakit atau mengedan ketika BAK.
Pengecekan melalui darah lengkap dan urin lengkap. Kalau positif ISK maka dilanjutkan dengan kultur urin untuk menentukan antibiotik yang tepat.
3. Gangguan penyerapan makanan ( hipersensitivitas saluran cerna)
Bahasa mudahnya alergi.
Alergi dampaknya banyak ibu ibu. Yang selama ini menduga alergi itu cuma gatal dan ruam saja, mulai sekarang bisa dicek cirinya apakah ada pada anak. Karena alergi ini paling sering tidak terdeteksi oleh ortu dan dokter karena samar ke penyakit lain. Ciri alergi antara lain: sembelit, diare, muntah, demam, gatal pada telinga, sering bersin, batuk flu, kerak kepala, rontok rambut, resah tidur dimalam hari. Ortu dengan bakat alergi beresiko lebih besar menurunkan alergi ke anak. Tesnya bagaimana? Dengan tes eliminasi dan provokasi makanan yg ortu lakukan sendiri dirumah. Anak alergi tidak sempurna penyerapan makanannya, perut terasa begah dan sering merasa kenyang. Hal ini yg sebabkan anak malas makan dan BB susah naik.
4. Tuberkolosis
TB penyakit endemik di Indonesia, penularannya melalui bakteri tuberkolosis yang ada pada dahak dan ludah penderita dan terhirup atau terkena oleh manusia. Jika ada penderita TB yang diketahui intens didekat anak, segera bawa anak berobat. Pengecekan TB anak WAJIB melalui skoring. Skoring yaitu pembobotan nilai berdasarkan instrumen yang dicek. Jadi kalau anak dikatakan TB tapi hasil skornya ga diberikan, bunda wajib minta. Kalau ga dapat penjelasan, baiknya cari second opini. Karena OAT (obat anti TB) keras dan merusak hati. Jadi pastikan anak benar positif TB baru diminumkan obatnya minimal selama 6bulan setiap hari tanpa skip . Pengecekan TB dengan sistem skoring terhadap instrumen wawancara dan cek fisik anak, mountox, Rontgen, dan cek laju endapan darah.
Jika anak demam tanpa sebab selama 2minggu, nafsu makan menurun, BB menurun, batuk selama 2minggu, punya kelenjar dileher, dan pernah kontak dengan penderita TB, maka segeralah bawa anak ke dokter.
Hmm.. rumit ya masalah BB ini.
Iya rumit, makanya kita sebagai ibu harus banyak cari info yang akurat. Hp bukan hanya untuk senang-senang, tapi bisa dipakai untuk belajar membesarkan anak dengan cara yg benar.
Budayakan membaca. Sebelum ketik komentar, baca dulu komentar diatasnya. Jadi dapat ilmu baru. Kalau metodenya baca post langsung ketik komentar, bagaimana cara kita dapat masukan dan ilmu dari orang lain?
Semoga post ini bisa mencerahkan langit yang mendung memikirkan berat anak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar