![]() |
| sumber : solusisehat.com |
Ketika anak GTM, anak susah makan. Bunda bingung? bunda stres?
Sebagai emak-emak dengan anak2 balita, semoga apa yang kita rasakan sama. Solusi atau tips yang diperoleh bisa berbagi dan praktekan sesuai dengan kondisi si kecil dan emaknya.
TIPS MENAIKAN BERAT BADAN ANAK
.
1. Kurangi Nasi Putih & Perbanyak Lauk (Protein & Lemak)
.
Menurut DSA Raline, nasi atau karbo itu hanya akan menjadi energi. Jadi kalau mau fokus nambahin berat badan, jangan nasi yang dibanyakin. Kebanyakan makan nasi cepet kenyang dan lauk bersisa. Jangan hanya fokus di kuantitas tapi kualitas.
.
Jadi mulai coba perbanyak lauknya. Lauknya pun kalau mau bisa dibuat lauk yg double protein atau bahkan tripel protein. FYI, protein yg tinggi itu ada di daging"an. Untuk ikan, coba pakai Ikan Bandeng. Karena Ikan Bandeng termasuk salah satu ikan yg mempunyai protein tinggi. Selain bandeng ada ikan cakalang, ikan ekor kuning, ikan kembung, ikan patin dan ikan dori.
.
Gimana cara memaksimalkan lauk ini? Coba buat variasi lauk yang tinggi protein dengan menggabungkan dua atau tiga protein. Baik dari protein hewani atau nabati.
.
Untuk lemak, berbeda dgn orang dewasa yg lbh membutuhkan serat drpd lemak, nah anak" ini kebalikannya. Anak" justru butuh banyak lemak untuk pertumbuhan otaknya. Karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan & yg dibutuhkan oleh otak si anak itu adalah lemak. Tetapi lemak yg dimaksud adalah lemak baik.
.
Apa sih lemak baik itu? Lemak baik atau biasa juga disebut lemak tak jenuh membantu kita menghasilkan kolesterol baik dan bergerak di sekitar tubuh, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Dan lemak tak jenuh mengurangi kolesterol jahat, yang bisa menyebabkan masalah jantung.
.
Berikut adalah beberapa sumber lemak baik :
1. Minyak, seperti Minyak Zaitun (EVOO, EVCO), Minyak Canola, Minyak Wijen
2. Mentega, Santan, Yogurt
3. Daging sapi tanpa lemak/bagian has luar
4. Paha Ayam
5. Kacang-kacangan & Biji-bijian
6. Alpukat
7. Ikan Salmon & Ikan Tuna
8. Makanan dengan sumber Omega-3, contoh Telur.
2. Perbanyak Cemilan Dengan Kalori Tinggi
.
Cemilan memang penting untuk anak" terlebih lagi ketika anak sudah mulai agak lapar tapi belum masuk jam makan utamanya. Namun jika ingin fokus menaikan berat badan anak, ada beberapa cemilan yg harus dikurangi yaitu cemilan seperti biskuit, crackers dan sejenisnya.
.
Tapi perbanyaklah cemilan berat seperti Donat, Roti, Cake, Yogurt, Pancake, Perkedel, Kurma, atau buah-buahan seperti Pisang & Alpukat. Selain itu bisa juga memberikan smoothies tinggi kalori seperti Smoothies Pisang+Kurma atau Alpukat+Kurma. Nah ini adalah smoothies favoritnya Umar dari dia usia 8 bulan.
.
Mumpung beberapa hari lagi bulan puasa & banyak bgt kurma dimana", bisa stok kurma nih buat campuran makanan atau bisa dimakan langsung sama anak. Karena kurma itu walau kalorinya tinggi, tapi manfaatnya bagussss bgt bgt bgt. Nanti saya kapan" sharing ttg kurma ya.
3. Perbanyak Telur Puyuh dan Rutin Mengkonsumsi Madu
.
Ada yang bilang telur puyuh itu kolestrolnya tinggi banget ya? Iya memang betul. Untuk kita orang dewasa sih memang tidak disarankan makan makanan dengan kolesterol tinggi, tapi justru kebalikannya dengan anak". Anak" butuh kolestrol tinggi untuk pertumbuhan mereka. Nah telur puyuh inilah salah satu yang bisa dongkrak berat badan anak.
.
Caranya gimana? Coba rutinkan beri telur puyuh ke anak kurang lebih 15-18 selama satu minggu. Jadi kira" satu hari si anak makan 2-3 butir telur puyuh. Caranya bisa direbus, digoreng atau diolah dgn makanan lain supaya anak" lebih tertarik dgn telur puyuh. FYI, yg paling bagus itu kuning telurnya lho.
.
Nah dari banyak yg nyoba tips BB ini, kebanyakan yg rutin & konsisten konsumsi telur puyuh tuh BB nya naiknya banyak & cepat.
.
Untuk madu sendiri, baru bisa diberikan ketika anak menginjak 1 tahun ke atas. Namun ada beberapa DSA yg menyarankan untuk mengkonsumsi madu diatas 2 tahun. Jadi sebelumnya bisa dikonsultasikan ke DSA masing" ya. Tapi kalau Umar, sudah saya perkenalkan madu dari usia 1 tahunan. Mengingat madu itu manfaatnya bagus bgt untuk anak" selain menambah nafsu makan juga untuk meningkatkan imunitas. Dan lebih baik berikan madu murni ya buibu.
4. Kurangi Pemberian Susu
Berbeda dengan Memi Raline yg rutin memberikan susu saat program berat badan Raline (walau bukan di jam makan utama), kalau Umar justru susunya saya kurangi. Dalam seminggu Umar biasa cuma minum susu sekitar 5-8 kotak. Itu juga susu dengan takaran 125ml. Kenapa? Karena Umar itu tipe anak yg kalau dikasih susu dia ngga mau makan karena dia udh keburu kenyang susu. Dan dia kalau udh ketemu susu, dia bisa minta lagi sampai habis 2-3 kotak sekali minum. Jadi saya biasanya cuma kasih susu ke Umar itu saat sarapan atau saat dia mau tidur. Selebihnya saat dia minta susu jarang banget saya kasih. Tapi sekalinya dikasih susu, dia girang bgt. 🤣
.
Oiya, DSA Umar jg bilang kalau susu itu kan sifatnya bikin kenyang. Jadi dari jaman Umar bayi pun, kalau bisa Umar makan dulu baru disusuin. Terus setelah disapih pun Umar jg ngga saya rutinin minum susu. Karena menurut DSA Umar, susu itu hanya sebagai pelengkap atau tambahan aja. Yang paling penting kecukupan gizi/nutrisinya dari makanan sehari-harinya.
.
Dan program boost BB Umar ini baru saya lakukin & emang sengaja saya lakuin pas Umar abis disapih ya. Saya emang udh rencana ngga mau kasih susu rutin ke Umar. Dan emang kebukti bgt sih di Umar kl dia ngga rutin minum susu, itu dia makannya jadi gragas bgt. Beda kl Umar udh ketemu susu, makannya jadi ogah-ogahan.
5. Libatkan Anak Dalam Memilih Makanan
.
Saya pernah sharing ya kalau Umar itu suka bantuin saya masak. Terutama makanan buat dia makan. Dan tau reaksi Umar setiap selesai masak itu apa? Dia pasti makannya lahap atau bisa sampai ngabisin makanannya atau bahkan suka nambah.
.
Kenapa? Kok bisa? Karena mereka diberikan kesempatan & pilihan untuk memilih makanan yg mereka mau makan atau mereka suka. Bukan makanan yang memang sengaja kita buatkan untuk mereka dan berharap mereka akan suka & mau makan.
.
Apalagi ketika si anak sudah bisa request atau meminta makanan yang mereka mau, sebisa mungkin kita coba buatkan apa yang mereka mau. Karena itu pasti yang akan mereka makan.
.
Jadi buibu, coba deh tanya ke anak masing" apalagi ketika mereka udh bisa diajak komunikasi dua arah atau ngerti ketika diajak bicara. Mau makan apa? Atau tawarkan makanan favorit mereka, misal Mau ikan atau daging atau ayam? Mau sayurnya brokoli atau wortel atau jagung manis? Dan sesekali ajak mereka buat belanja bahan makanan. Mereka pasti lebih excited lagi.
6. Konsisten & Jangan Stres
Nah ini yang terakhir tapi paling penting juga. Konsisten & jangan stress! Karena kalau ibunya ngga konsisten atau malah stres nanti anaknya ikutan stres jg lagi. Dibawa santai aja, jangan terlalu ngoyo anak saya harus beratnya segini, harus gemuk dan harus naik segini.
.
Ikutin mood anaknya jg. Kalau energi ibunya positif, percaya deh pasti bakalan nular ke anaknya jg.
.
Pasti goalnya nerapin tips ini pengen dong anaknya beratnya naik & badannya ginak ginuk enak dipeluk. Tapi seberapa pun berat yg naik disyukuri aja. Kl misal bulan ini blm berhasil atau blm maksimal, dicoba lagi aja bulan depan.
.
Dan pastiin juga, dengan situasi & kondisi anak, ibu & lingkungan sekitar. Jangan terlalu dipaksain bgt. Kl misal anaknya ada alergi telur atau protein hewani/nabati/diary product bisa disesuaikan dengan sikonnya ya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar