TAHAP MENGAJARKAN SHALAT PADA ANAK-ANAK

Bergabung dengan bunda-bunda ketjeh di group emak-emak hebat, maka banyak ilmu yang bisa diraih. Diantaranya yang saya ingin berbagi kali ini terkait mengajarkan ibadah sejak dini. berikut tulisan bunda yulia yang sangat menarik dan sangat apik untuk kita sebagai orang tua. senantiasa belajar dalam setiap kesempatan.


TAHAP MENGAJARKAN SHALAT PADA ANAK-ANAK

Salah satu pertanyaan yang hampir ada di setiap grup kulwap kemarin, adalah mengenai mengajarkan shalat pada anak.
Mulai usia berapa anak diajak shalat? Mulai usia berapa anak diajak ke masjid? Bagaimana jika anak batita menangis saat kita hendak shalat? Bagaimana jika anak bermain-main saat shalat? Bagaimana jika anak mengacau di masjid ketika shalat? Bagaimana jika anak terang-terangan menolak ibadah shalat? Bagaimana jika hingga remaja anak masih tak mau shalat? Bagaimana bahkan jika bapak atau ibunya yang malas shalat? 🙈.

Shalat adalah ibadah  utama setiap muslim.

Sejak kapan anak diajarkan melaksanakan shalat? Jawabnya : Sejak anak dalam kandungan.

Berikut tahapan mendidik anak shalat sejak dalam kandungan

USIA PRA LAHIR

Ayah dan Bunda bisa mengajarkan anak-anak melaksanakan shalat sejak anak masih dalam kandungan. Setiap terdengar adzan, sapalah anak, beritahu dia bahwa waktu shalat telah tiba. Ajak anak melaksanakan shalat. Ayah bisa berbisik di perut bunda untuk mengajak anak shalat berjamaah

USIA NEWBORN HINGGA BISA DUDUK

Ajak anak menyertai ayah atau ibu melaksanakan shalat. Baringkan anak di sisi sajadah dengan alas yang hangat. Buat suasana nyaman dan menyenangkan hingga anak betah diajak shalat. Jika anak menangis, ayah atau bunda bisa menggendongnya

USIA BAYI BISA DUDUK HINGGA BISA MERANGKAK
Dudukkan anak di sekitar tempat shalat. Beri mainan atau buku yang bisa membuat anak tenang sementara. Amankan suasana dengan menyediakan bantal-bantal atau selimut di sekitar anak. Jangan khawatir kalau anak menangis, in syaa Allah kalaupun menangis sepanjang shalat, itu tidak lama 😊. Jika perlu, ayah dan bunda juga bisa menggendong mereka.

USIA BAYI BISA BERDIRI DAN BERJALAN

Posisikan anak sebagai makmum. Ajari dia bertakbiratul ihram. Tak mengapa jika baru mulai shalat dia pergi dan bermain-main. Pastikan ruangan aman dari benda tajam, benda keras, licin, tangga, dll.

USIA 2-5 TAHUN

Anak laki-laki sudah dibiasakan berangkat ke masjid setiap adzan. Jika tidak ada laki-laki yang bisa menemani, ditemani oleh bundanya juga tak apa. Di awal, tidak perlu rutin, sekedar memperkenalkan anak dengan suasana shalat di masjid. Anak-anak juga disounding untuk bisa melaksanakan shalat dengan baik. Pilih shaf paling belakang atau diujung agar jika anak keluar shaf tidak mengganggu barisan shalat.

Jika anak sangat mengganggu hingga menzhalimi orang lain, bisa diliburkan dulu shalat di masjidnya. Ajak anak shalat di rumah bersama ibu dan saudara perempuannya.

Sambil diberi pemahaman, sambil dicoba lagi sekali sekali ke masjid hingga anak paham dan mampu tertib shalat di masjid. Ukuran tertib shalat anak usia ini adalah tidak meninggalkan shaf hingga selesai shalat. Jika anak masih goyang-goyang, garuk-garuk, cekikikan, biarkan saja, tidak perlu dimarahi. Hanya terus menerus diberi arahan. Jika perlu anak bisa diberi hadiah jika berhasil shalat hingga selesai. 

Untuk anak perempuan, diajak berjamaah bersama ibunya. Sediakan mukena yang indah dan wangi yang disukai anak.

Peluk dan cium anak-anak setiap selesai shalat dan selalu doakan mereka.

USIA 5-7 TAHUN

Jika tahapan 0-5 tahun sudah dilaksanakan, in syaa Allah di usia 5-7 tahun, anak sudah mampu shalat rutin dan otomatis setiap mendengar adzan dimana pun mereka berada. Mungkin shalat mereka belum sempurna. Tak mengapa dan tak perlu juga dimarahi. Syukuri anak yang telah rutin melaksanakan shalat.

Bacaan shalat dan surat-surat pendek sudah mulai diajarkan.

USIA 7-10 TAHUN

Usia ini anak sudah masuk tahap kognitif dalam shalat. Berbagai pertanyaan harus mampu kita jawab agar anak tak sekedar mampu melaksanakan shalat tapi juga melaksanakan secara sadar dan memahami artinya. Buku Pintar Iman Islam bisa disampaikan untuk menjawab berbagai keinginantahuan anak-anak, mengajarkan tata cara shalat dan wawasan mengenai shalat dan ibadah lain.

USIA 10 TAHUN-BALIGH

Anak sudah memahami makna dan hakikat shalat, juga memahami fiqh dan tata cara shalat.

SETELAH BALIGH 

Usia ini anak sudah memiliki kesadaran tidak hanya melaksanakan shalat sendiri, tapi juga mengajak lingkungannya melaksanakan shalat. Mengingatkan anggota keluarga lain yang belum melaksanakan shalat

Jika ada tahapan yang belum terlaksana, tak mengapa kita mundur sedikit untuk melaksanakan tahapan yang terlewat tersebut 😊



Tidak ada komentar:

Posting Komentar