![]() |
| sumber : goole.com |
Sebagai ibu hamil, kita harus menjaga kesehatan kita. Banyak ibu hamil yang ingin menjaga kebugaran dengan berolahraga. diantara berenang. lalu apasaja yang mesti diperhatikan ketika ibu hamil ingin berenang? bagaimana tips-tipsnya
Hal yang Perlu diperhatikan Ibu Hamil Jika Ingin Berenang
Memang telah disebutkan bahwa renang merupakan olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil karena memiliki risiko cedera yang sedikit. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati dengan bahaya berenang ketika hamil Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Bumil jika ingin melakukan olahraga air ini:
Terlebih dahulu meminta persetujuan dari dokter kandungan ataupun bidan.
Ada baiknya memilih kolam renang yang terawat (bukan kolam renang umum) yang kebersihan terjamin dan kondisinya terawat dan aman.
Berhati-hati saat masuk ke dalam kolam renang perhatikan pijakan dan yang pasti jangan sekali-kali mencoba untuk melompat dari pinggir ke dalam kolam renang, karena bisa mengakibatkan benturan termasuk bahaya terjatuh karena terpeleset.
Jangan berenang dalam air kolam yang bersuhu rendah karena bisa mengganggu sistem sirkulasi darah dari ibu ke janin sebab suhu rahim berbanding terbalik. Disarankan untuk berenang tidak lebih dari jam 10 pagi, atau jika sore hari tidak boleh lebih dari jam 5 sore.
Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi banyak makanan atau minuman sebelum berenang.
Ibu hamil dianjurkan untuk berenang menggunakan gaya dada, karena gaya tersebut mempunyai gerakan perlahan yang bagus untuk mempersiapkan proses persalinan.
Jika ibu hamil tidak bisa berenang, namun ingin berendam di dalam kolam, maka sebaiknya pilih kolam yang tinggi airnya tidak melebihi dada.
Sebaiknya ibu hamil tidak makan terlalu kenyang sebelum berenang dan mengkonsumsi buah-buahan setelah berenang untuk mencegah mual dan muntah.
Dianjurkan berenang hanya sekitar 20-30 menit saja karena, terlalu dalam berendam dalam air bisa mempengaruhi suhu dan sirkulasi tubuh.
Maksimal dilakukan 3 kali dalam seminggu.
Perhatikan kondisi fisik saat akan berenang. Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri untuk berenang karena bisa menyebabkan kram pada bagian perut yang akan membahayakan ibu maupun kesehatan sang buah hati.
Tips Berenang yang Aman Bagi Ibu Hamil
Berenang memang memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil. Meski renang termasuk jenis olahraga air yang memiliki risiko cedera paling sedikit, bukan berarti sama sekali tidak memberikan risiko. Oleh sebab itu, agar renang bisa menjadi olahraga yang benar-benar aman dan memberikan banyak kesenangan bagi ibu. Sebaiknya ibu hamil memerhatikan beberapa tips berikut ini sebelum memutuskan untuk berenang :
Hal yang Perlu diperhatikan Ibu Hamil Jika Ingin Berenang
Memang telah disebutkan bahwa renang merupakan olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil karena memiliki risiko cedera yang sedikit. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati dengan bahaya berenang ketika hamil Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Bumil jika ingin melakukan olahraga air ini:
Terlebih dahulu meminta persetujuan dari dokter kandungan ataupun bidan.
Ada baiknya memilih kolam renang yang terawat (bukan kolam renang umum) yang kebersihan terjamin dan kondisinya terawat dan aman.
Berhati-hati saat masuk ke dalam kolam renang perhatikan pijakan dan yang pasti jangan sekali-kali mencoba untuk melompat dari pinggir ke dalam kolam renang, karena bisa mengakibatkan benturan termasuk bahaya terjatuh karena terpeleset.
Jangan berenang dalam air kolam yang bersuhu rendah karena bisa mengganggu sistem sirkulasi darah dari ibu ke janin sebab suhu rahim berbanding terbalik. Disarankan untuk berenang tidak lebih dari jam 10 pagi, atau jika sore hari tidak boleh lebih dari jam 5 sore.
Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi banyak makanan atau minuman sebelum berenang.
Ibu hamil dianjurkan untuk berenang menggunakan gaya dada, karena gaya tersebut mempunyai gerakan perlahan yang bagus untuk mempersiapkan proses persalinan.
Jika ibu hamil tidak bisa berenang, namun ingin berendam di dalam kolam, maka sebaiknya pilih kolam yang tinggi airnya tidak melebihi dada.
Sebaiknya ibu hamil tidak makan terlalu kenyang sebelum berenang dan mengkonsumsi buah-buahan setelah berenang untuk mencegah mual dan muntah.
Dianjurkan berenang hanya sekitar 20-30 menit saja karena, terlalu dalam berendam dalam air bisa mempengaruhi suhu dan sirkulasi tubuh.
Maksimal dilakukan 3 kali dalam seminggu.
Perhatikan kondisi fisik saat akan berenang. Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri untuk berenang karena bisa menyebabkan kram pada bagian perut yang akan membahayakan ibu maupun kesehatan sang buah hati.
Tips Berenang yang Aman Bagi Ibu Hamil
Berenang memang memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil. Meski renang termasuk jenis olahraga air yang memiliki risiko cedera paling sedikit, bukan berarti sama sekali tidak memberikan risiko. Oleh sebab itu, agar renang bisa menjadi olahraga yang benar-benar aman dan memberikan banyak kesenangan bagi ibu. Sebaiknya ibu hamil memerhatikan beberapa tips berikut ini sebelum memutuskan untuk berenang :
- Memilih pakaian renang yang aman dan nyaman untuk ibu hamil. Pakaian renang yang aman dan nyaman untuk ibu hamil adalah pakaian yang tidak tidak sempit dan tidak menekan area perut dan dapat menopang payudara dengan baik. Jika ingin menggunakan pakaian renang yang tertutup (khususnya untuk Muslim), pastikan bahannya nyaman, elastis dan tidak menekan perut atau payudara dan tidak membatasi gerak tubuh.
- Berenang dengan tenang, pelan, santai, dan hati-hati. Jangan melakukan gerakan menyentak atau melompat untuk menghindari kemungkinan adanya benturan saat berenang sebab benturan sangat berbahaya baik bagi ibu maupun bagi janin.
- Hindari berenang dengan gaya kupu-kupu karena berenang dengan gaya ini banyak memberikan hentakkan tenaga menggunakan daerah pinggang dan pinggul. Juga banyak menguras tenaga otot perut ketika mengangakat badan untuk mengambil napas. Keselahan gerakan dikhawatirkan berakibat kurang baik bagi janin.
- Jangan memaksakan diri untuk terus bergerak, lebih baik mengapung saja di atas air ketika merasa lelah.
- Menggunakan alas kaki yang tidak akan membuat ibu mudah terpeleset/anti-slip (aqua shoes).
- Bagi ibu yang sebelum hamil jarang berenang, ada baiknya berenang dimulai 5-10 menit saja terlebih dahulu. Baru nanti perlahan-lahan ditambah 1-2 menit setiap kali berenang. Maksimal dilakukan 2-3 kali saja dalam seminggu.
- Pastikan air kolam bersih. Jika memilih kolam renang umum, pilihlah kolam renang yang kebersihannya terjamin dan kondisinya aman terpercaya.
- Berenang biasanya membuat ibu haus bahkan lapar. Oleh karena itu, konsumsilah makanan atau minuman yang bergizi bernutrisi baik agar ketahanan tubuh ibu terjamin dan asupan nutrisi untuk janin pun bisa terpenuhi dengan baik
Semangat mengisi waktu kita dengan hal-hal terbaik, semoga semuanya berjalan dengan lancar. bunda dan jalin sehat-sehat semua💗

Tidak ada komentar:
Posting Komentar