NG1821S

Gadget Free 18-21

NG1821S artinya yaitu No Gadget jam 18-21 Sepakat

Memiliki waktu yang berkualitas bersama keluarga menjadi dambaan semua, lalu bagaimanakah cara kita untuk memiliki waktu yang berkualitas?

Pembiasaan dimulai dari lingkup keluarga kita, dari aktifitas harian kita. Yuk kita biasakan manajemen waktu yang baik ketika bersama keluarga.

Caranya yaitu manfaatkan waktu bersama keluarga tercinta saat kita berkumpul lengkap, saat ayah dan bunda sudah memeluk erat sang buah hati, saat ayah dan bunda tidak lagi disibukan dengan pekerjaan kantornya. Jadikan saat pukul 18.00-21.00 sepakati dengan patner hidupmu untuk no gadget. 

JANGAN ADA GADGET DI ANTARA KITA
Sering kita liat pemandangan, dimana dalam ruang keluarga anak2 sibuk dengan tabletnya, ayah dan ibunya sibuk dengan handphonenya masing-masing. Meraka dalam satu rumah yang sama, dalam satu ruangan yang sama tapi tidak memiliki aktivitas kebersamaan. Satu dengan yang lain sibuk dengan gadgetnya masing-masing.
Dikutip dari Antara, perilaku tidak bisa lepas dari ponsel menurut The Halifax Insurance Digital Hime, telah memberikan perubahan hubungan berkeluarga. Hal ini terlihat dari hasil studi yang dilakukan terhadap 1.000 orang tua dan anak-anak berusia 7-17 tahun. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa lebih dari sepertiga dari anak-anak berkomunikasi dengan anggota keluarganya dengan menggunakan gadget meskipun berada dalam satu atap rumah yang sama. Sementara itu, sepertiga dari orang tua dan anak-anak menggunakan perangkat teknologi di meja makan. Dengan demikian tidak mengherankan bila kemudian muncul anggapan “teknologi telah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”.
Sedih rasanya melihat kondisi yang ada, padahal ketika bersama itulah saat-saat paling berharga, kita bisa lakukan hal bersama-sama, makan bersama, bermain bersama, saling bercerita dan berkisah, orang tua dapat mendampingi anak berlajar. Dan dari situlah ketahanan keluarga terwujud.

Ingat Dampak Negatifnya.
Memang dalam kehidupan sekarang ini kita tidak dapat terlepas dari teknologi yang ada, hidup pun rasanya sulit tanpa gadget. Namun, alangkah arifnya kita tidak menjadi candu gadget. harus kita ingat juga selain kelebihan, pastinya ada banyak kekurangannya. Ketika penggunaan gadget berlebihan maka dampaknya yaitu :
1. Hilangnya kebersamaan
2. Seolah kita hidup di alam maya
3. Merasa Asing di rumah sendiri
4. Memicu kepribadian impulsif

Lalu bagaimanakah cara kita merawat kebersamaan dengan keluarga?
Sebelum kita menyesal, karena ternyata bonding dengan keluarga menjadi berjarak. komunikasi menjadi kurang hangat. Maka harus ada langkah nyata yang kita lakukan yaitu memanfaatkan gadget sesuai dengan porsinya dan tetap dengan batasan yang wajar tentu dengan manajemen waktu yang baik.

1. Gunakan pada waktu yang disepakati
Jika kita memulai pembiasaan no gadget pada jam 18-21 maka konsistenlah dan saling mengingatkan. Letakkan hp jauh dari jangkauan terutama jangkauan anak-anak, supaya tidak tergoda untuk memegangya kembali. Ingat gunakan ketika keperluan hanya mendesak.

2. Matikan suaranya/ Silent
Ketika kita sedang bermain bersama keluarga kemudian ada suara notification atau suara panggilan dan sebagainya maka akan sangat mengganggu kebersamaan. Konsentrasi menjadi terpecah, canda tawa menjadi meredup dan kebersamaan menjadi buyar

3. Sosialiasikan dengan orang-orang disekeliling
Ketika hal itu bisa kita komunikasikan kepada sekeliling, maka akan sangat membantu sekali kelancaran no gadget saat berrsama keluarga. Ketika ada keperluan baik teman, sabahat, rekan kantor dan lainnya bisa menghubungi sebelum atau sesudah aktu yang ditentukan, ketika ada tanggapan kita yang slow respon mereka tidak kecewa. karena hal itu sudah kita sosialisasikan dengan baik. Bahkan dampak positifnya bukan hanya melancarkan no gadget dalam keluarga kita, tetapi dapat menjadi motivasi atau insprirasi bagi banyak orang. Dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga dan masyarakat.
Semangat menyebarkan kebaikan, karena segalanya berawal dari keluarga 💖
#sahabatkeluarga 

Sumber referensi diantaranya :"Si Anak Berharap Ponsel Tidak Pernah Ada"
Link :
https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=4810 


Sumber : wajibbaca.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar